Konsep Teori Model Keperawatan Florence Nightingale Pada Pasien Dengan Ulkus Diabetikum Rawat Inap Arafah 2 Rs Islam Jakarta Cempaka Putih
DOI:
https://doi.org/10.6594/6pqtfm21Keywords:
Florence Nightingale, Teori Lingkungan, Asuhan Keperawatan, Ulkus Diabetikum, Rawat InapAbstract
Latar Belakang: Keperawatan adalah kegiatan pemberian asuhan kepada individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat (Permenkes, 2019). Florence Nightingale dikenal sebagai pendiri keperawatan modern. Teori Florence Nightingale tentang lingkungan menjelaskan konsep dan dasar-dasar lingkungan yang sehat dan bersih. Teori lingkungan Florence Nightingale berfokus pada lingkungan yang bersih untuk pasien. Konsep dalam teorinya adalah udara murni, cahaya, kebersihan, drainase yang efisien, dan air murni (Alligood, 2017). Teori keperawatan Nightingale sangat bermanfaat bagi dunia keperawatan, yang meletakan dasar teori keperawatan melalui filosofi keperawatan yakni dengan mengidentifikasi peran perawat dalam menemukan kebutuhan dasar manusia pada klien serta pentingnya pengaruh lingkungan di dalam perawatan orang sakit yang dikenal dengan teori lingkungannya. Tujuan: Menganalisis penerapan teori lingkungan Florence Nightingale dalam asuhan keperawatan. Metode: Pendekatan Studi kasus digunakan untuk mengevaluasi kondisi fisik, psikologis dan sosial pasien dengan ulkus diabetikum, DM tipe 2 di ruang rawat inap. Data di analisis berdasarkan konsep teori lingkungan Florence Nightingale dan proses keperawatan yang meliputi diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan teori lingkungan Florence Nightingale penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan kondisi pasien. Perubahan sistem ventilasi, kebersihan, pengendalian kebisingan,pendidikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat meningkatkan efektivitas keperawatan. Kesimpulan: Penerapan teori lingkungan Florence Nightingale tetap relevan diterapkan pada pasien ulkus diabetikum di ruang rawat inap dengan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini.Perawat berfungsi dalam pengendalian lingkungan untuk menciptakan kondisi yang optimal untuk penyembuhan pasien.
Downloads
References
Aemilianus,dkk, (2024), Buku Ajar Falsafah dan teori Keperawatan Cetakan 1. PT Nuansa Fajar Cemerlang Jakarta.
Alligood, Martha.E. (2017). Pakar Teori Keperawatan dan Karya Mereka. Edisi Indonesia Ke-8. Volume 1. Singapore: Elsevier.
Alligood, M.R. (2010). Nursing Theory Utilization & Application. Ed. Ke-4. USA: Mosby Elsevier.
Dumitrascu, Dinu I. et.al. (2020). Florence Nightingale bicentennial: 1820-2020. Her contributions to health care improvement MEDICINE AND PHARMACY REPORTS. 93(4): 428 – 430
Ratna, dkk, (2023), Falsafah dan Teori dalam Keperawatan, Cetakan 1, CV.Eureka Media Aksara, Kendar.
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). DPP PPNI.
Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st ed.). DPD PPNI
Tomey, Ann Marriner., dan Martha Raile Alligood. (2006). Nursing Theorists and Their Work. Ed. Ke-6. USA : Mosby Elsevier. Crisp, Jackie,.Catherine Taylor. (2010). Potter & Perry’s Fundamentals of Nursing 3e. Vers Australia:Mosby Elsevier
Yetti,K.(2014). Nursing Theory [Powerpoint Slides]. [Kuliah Pengantar Konsep Dasar Keperawatan II].17 Februari 2014. Depok.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JKN (Jurnal Keperawatan Nusantara)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.










