Becoming A Mother: Pendekatan Keperawatan Berbasis Mercer Pada Ibu Pascaoperasi Tumor CPA
DOI:
https://doi.org/10.6594/p6390p21Kata Kunci:
Becoming a Mother, Mercer, Maternal Role Attainment, Keperawatan Maternitas, Identitas KeibuanAbstrak
Latar belakang: Teori Maternal Role Attainment–Becoming a Mother Ramona T. Mercer menjelaskan proses perkembangan identitas maternal melalui interaksi ibu, bayi, ayah, dan lingkungan. Ibu dengan kondisi kesehatan khusus, seperti tumor cerebellopontine angle (CPA), menghadapi hambatan fisik dan psikososial yang dapat mengganggu pencapaian peran keibuan. Tujuan: Mengkaji konsep teori Mercer dan menerapkan pendekatannya dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan tumor CPA untuk mendukung pencapaian identitas keibuan. Metode: Studi analisis kasus dilakukan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) pada seorang ibu pascaoperasi kraniotomi pengangkatan tumor CPA. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah rekam medis. Analisis menggunakan kerangka teori Mercer yang mencakup mikrosistem, mesosistem, dan makrosistem serta tahapan becoming a mother. Diagnosa dan intervensi keperawatan disusun berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil: Pasien mengalami kecemasan, kelelahan, keterbatasan interaksi ibu–bayi, dan risiko pengasuhan tidak efektif akibat kondisi pascaoperasi serta keterpisahan fisik dari bayi. Intervensi berbasis teori Mercer, seperti peningkatan dukungan emosional, edukasi menyusui, manajemen kecemasan, serta fasilitasi keterlibatan suami dan keluarga, meningkatkan kepercayaan diri maternal, keterikatan ibu–bayi, serta kesiapan menjalankan peran keibuan. Kesimpulan: Teori Mercer efektif digunakan sebagai kerangka asuhan keperawatan pada ibu dengan kondisi neurologis kompleks. Pendekatan ini membantu perawat memfasilitasi identitas maternal melalui intervensi yang berfokus pada dukungan emosional, fungsi keluarga, dan adaptasi peran. Penerapan teori ini memiliki implikasi penting dalam praktik keperawatan maternitas, terutama pada populasi berisiko tinggi.
Unduhan
Referensi
Mercer RT. Becoming a mother versus maternal role attainment. J Nurs Scholarsh. 2004;36(3):226–32.
Mercer RT, Walker LO. A review of becoming a mother: maternal role attainment and identity. J Obstet Gynecol Neonatal Nurs. 2006;35(5):649–58.
Alligood MR. Nursing Theorists and Their Work. 8th ed. Elsevier; 2014.
Miles MS, Holditch-Davis D. Parenting the prematurely born child: pathways of influence. J Obstet Gynecol Neonatal Nurs. 1997;26(5):473–84.
Meighan M, Davis MW. Maternal self-confidence in women with high-risk pregnancies. MCN Am J Matern Child Nurs. 1990;15(4):243–8.
Schmied V, Lupton D. The experience of mothering in mothers with chronic illness. Health. 2001;5(2):164–86.
Broussard AB. Mothers’ experiences with postpartum stressors and depressive symptoms. MCN Am J Matern Child Nurs. 2010;35(1):8–15.
Jackson K, Ternestedt BM, Schollin J. From alienation to familiarity: experiences of mothers of preterm infants. J Adv Nurs. 2003;43(2):120–9.
Barclay L, Kent D. Recent developments in understanding the transition to motherhood. J Adv Nurs. 1998;28(4):672–82.
Dennis CL, McQueen K. The relationship between infant-feeding outcomes and postpartum depression. Acta Paediatr. 2007;96(4):590–4.
Brown A, Davies R. Fathers’ experiences of supporting breastfeeding: challenges for breastfeeding promotion. Matern Child Nutr. 2014;10(4):510–26.
Pridham K, Schroeder M. Maternal identity development in mothers of medically fragile infants. J Pediatr Nurs. 1998;13(3):157–66.
Flacking R, Ewald U, Starrin B. “I wanted to do a good job”: Experiences of becoming a mother and breastfeeding in mothers of very preterm infants. Nurs Inq. 2007;14(1):45–51.
Reyna BA, Pickler RH. Mother–infant interaction in premature infants at four months of age. J Nurs Scholarsh. 2009;41(3):286–94.
Nelson AM. Transition to motherhood. J Obstet Gynecol Neonatal Nurs. 2003;32(4):465–77.
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. Standar diagnosis Keperawatan Indonesia. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI. 2018
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Keperawatan Nusantara

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.










