Pengaruh Pelatihan Kewaspadaan Standar dalam Meningkatkan Pengetahuan Bundle Pencegahan Healthcare-Associated Infections Pada IPCLN, PJ Shift, Preceptor, Dan PSQO Mayapada Hospital Bogor

Penulis

  • Ari Sunari Nursing Development Mayapada Hospital Bogor, Indonesia Penulis
  • Rizky Rachmatullah Nursing Development Mayapada Hospital Bogor, Indonesia Penulis
  • Ratna Magdalena Nursing Development Mayapada Hospital Bogor, Indonesia Penulis
  • Khanifurosyid Nursing Development Mayapada Hospital Bogor, Indonesia Penulis
  • Florencia Eny Agustin Nursing Development Mayapada Hospital Bogor, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.6594/r53pct79

Kata Kunci:

Healthcare Associated Infections, Infection Prevention and Control, Kewaspadaan Standar, Pelatihan, Pengetahuan

Abstrak

Healthcare Associated Infections (HAIs) masih menjadi tantangan utama dalam keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko HAIs adalah belum optimalnya pemahaman tenaga kesehatan mengenai prinsip kewaspadaan standar dan bundle pencegahan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kewaspadaan standar terhadap peningkatan pengetahuan bundle pencegahan HAIs pada Infection Prevention and Control Link Nurse (IPCLN), Penanggung Jawab (PJ) Shift, Preceptor, dan Patient Safety Quality Officer (PSQO) di Mayapada Hospital Bogor. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pelatihan kewaspadaan standar melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, demonstrasi, dan simulasi praktik berdasarkan pedoman WHO dan CDC. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah pelatihan, kemudian dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal (p>0,05). Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 68.45±8.12 sebelum pelatihan menjadi 85.67±6.45 setelah pelatihan. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pelatihan kewaspadaan standar (p=0.0001). Disimpulkan bahwa pelatihan kewaspadaan standar efektif meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai bundle pencegahan HAIs. Implementasi pelatihan secara berkelanjutan, disertai supervisi dan penguatan budaya keselamatan pasien, direkomendasikan untuk mendukung keberhasilan program Infection Prevention and Control (IPC) di rumah sakit.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

World Health Organization. Global report on infection prevention and control. Geneva: World Health Organization; 2022. Accessed June 12, 2026. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/9789240051164

Ajzen I. The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Hum Behav Emerg Technol. 2020;2(4):314-324. doi:10.1002/hbe2.195

Allegranzi B, et al. Global infection prevention and control priorities 2018–22: A call for action. Lancet Glob Health. 2021;9(8):e1178-e1180. doi:10.1016/S2214-109X(21)00221-4

Haque M, et al. Health care-associated infections: An overview and strategies for prevention among healthcare workers. Infect Drug Resist. 2023;16:1125-1140. doi:10.2147/IDR.S392845

Houghton C, et al. Barriers and facilitators to healthcare workers' adherence with infection prevention and control guidelines. Cochrane Database Syst Rev. 2022;4(4):CD013582. doi:10.1002/14651858.CD013582.pub2

Pittet D, et al. Infection control as a major World Health Organization priority for developing countries. J Hosp Infect. 2021;119:11-18. doi:10.1016/j.jhin.2021.07.013

Sarani H, et al. Knowledge, attitude and practice of nurses about standard precautions for hospital-acquired infection prevention in Asia: A systematic review. Int J Infect Control. 2021;17(2):1-10.

Tsegaye D, et al. Effect of simulation-based infection prevention training on healthcare workers’ knowledge and compliance with standard precautions. BMC Nurs. 2023;22(1):217. doi:10.1186/s12912-023-01321-8

Syed F, et al. Effectiveness of structured infection prevention and control training on healthcare workers’ knowledge and practices: A quasi-experimental study. BMC Health Serv Res. 2021;21(1):1043. doi:10.1186/s12913-021-07158-2

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan nasional pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) rumah sakit di Indonesia tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022.

Centers for Disease Control and Prevention. National and state healthcare-associated infections progress report. Atlanta (GA): U.S. Department of Health and Human Services; 2021. Accessed June 12, 2026. Available from: https://www.cdc.gov/hai

Sismanto, B. A. (2026). Pendampingan Pasien Hemodialisa melalui Edukasi Kebersihan Tangan guna Pencegahan Infeksi Area Akses Vaskular. JPMN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara), 1(1), 22-26. https://doi.org/10.6594/8jmk4059

Sismanto, B. A. (2026). Edukasi dan Pemeriksaan Gula Darah: Upaya Posyandu ILP Garuda 27 B Tingkatkan Kesehatan Warga Harapan Jaya. JPMN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara), 1(1), 17-21. https://doi.org/10.6594/9p3jex33

Sismanto, B. A., et al. (2026). Penyuluhan Tentang Hipertensi pada Lansia di Kampung Rawa Bugel, RT.009/RW.025, Harapan Jaya, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi. JPMN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara), 1(1), 7-11. https://doi.org/10.6594/dx9tgn52

Diterbitkan

2026-06-15

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Pengaruh Pelatihan Kewaspadaan Standar dalam Meningkatkan Pengetahuan Bundle Pencegahan Healthcare-Associated Infections Pada IPCLN, PJ Shift, Preceptor, Dan PSQO Mayapada Hospital Bogor. (2026). Jurnal Keperawatan Nusantara, 2(1), 10-18. https://doi.org/10.6594/r53pct79

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.